SUKABANTEN.com – Di Provinsi Banten, terdapat jalur kereta api Saketi-Bayah yang sudah tak aktif namun menyimpan sejarah panjang. Jalur ini dikenal sebagai jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Saketi di Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, dengan Stasiun Bayah di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Dulunya, jalur ini merupakan porsi dari Wilayah Penjagaan Aset PT KAI Daops I Jakarta dan menjadi percabangan dari Stasiun Saketi, Kabupaten Pandeglang.
Sejarah dan Potensi Jalur Saketi-Bayah
Jalur kereta api Saketi-Bayah ini mempunyai sejarah yang menarik sebab pernah menjadi saksi bisu dari perkembangan transportasi kereta api di Banten. Jalur ini tidak lagi beroperasi namun masih menjadi perhatian banyak pihak, termasuk masyarakat lokal yang berharap suatu hari dapat diaktifkan kembali. Reaktivasi jalur ini dinantikan sebab dinilai dapat mendukung mobilitas masyarakat di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak serta meningkatkan perekonomian setempat.
Dulu, jalur ini digunakan buat banyak keperluan, mulai dari pengangkutan hasil bumi hingga memudahkan mobilitas penduduk antar dua kabupaten. Kini, masyarakat berharap agar adanya pemugaran dan reaktivasi dapat menghidupkan kembali potensi ekonomi serta mempermudah akses transportasi. “Warga di sini berharap besar pada reaktivasi jalur ini, kami yakin hal ini bisa menjadi dorongan ekonomi yang kuat buat daerah kami,” jernih seorang penduduk.
Asa Penduduk Terhadap Reaktivasi
Tak hanya dari sisi historis, harapan akbar masyarakat juga terkait dengan kebutuhan masa kini. Dengan reaktivasi jalur ini, diharapkan dapat mengurai kemacetan jalan raya dan memberikan opsi transportasi yang lebih lekas dan efisien. Terlebih lagi, adanya jalur kereta ini di masa aktifnya telah banyak memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi lokal. “Kami berharap pemerintah memperhatikan potensi akbar ini, tidak hanya buat melestarikan warisan sejarah, tetapi juga untuk membangun kesejahteraan bersama,” tambah warga lain.
Antusiasme warga untuk menyantap jalur kereta ini aktif kembali tidak terlepas dari kisah sukses reaktivasi jalur kereta lainnya seperti Rangkasbitung-Labuan yang telah lebih dahulu diaktifkan kembali. Keberhasilan reaktivasi jalur Rangkasbitung-Labuan menjadi inspirasi bagi warga di sekeliling jalur Saketi-Bayah untuk berharap kepada realisasi proyek yang sama. Masyarakat yakin dengan keterlibatan seluruh pihak, jalur ini akan kembali membawa manfaat akbar bagi mereka dan generasi berikutnya. “Kami percaya, kalau pemerintah memberikan perhatian, jalur Saketi-Bayah akan menjadi cara maju bagi kita semua,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.




