SUKABANTEN.com – Pada hari Minggu, 26 Oktober 2025, tepat pukul 06.30 WIB, Tim SAR Gabungan kembali memulai pencarian terhadap dua anak yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Ciliman. Lokasi insiden berada di Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi. Pencarian sempat dihentikan pada Sabtu malam efek cuaca yang mulai gelap dan kondisi debit air sungai yang meningkat. Namun, setelah evaluasi menyeluruh, pencarian diputuskan untuk dilanjutkan sebab situasi telah dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Usaha Pencarian yang Diintensifkan
Menurut Ketua Forum Kampung Siaga Bencana Banten, Beni Madsira, tim pencari telah disiapkan dengan peralatan yang lebih canggih dan personel tambahan untuk memaksimalkan hasil pencarian. Beni menjelaskan, “Kami memastikan bahwa semua aspek teknis dan keamanan telah kami evaluasi secara cermat agar operasi pencarian berjalan efektif dan kondusif.” Tim SAR Gabungan tersebut terdiri dari Basarnas Banten, Tagana, BPBD, serta relawan lokal yang berkomitmen untuk menemukan kedua anak tersebut secepat mungkin.
Kejadian tenggelamnya dua anak ini mengundang perhatian dan simpati dari masyarakat sekeliling. Banyak warga yang ikut serta dalam membantu pencarian, meski cuma dengan dukungan logistik dan doa. Solidaritas yang ditunjukkan oleh warga sekeliling menjadi dorongan moral bagi keluarga korban dan sekaligus meringankan beban tim pencari dalam menjalankan tugas berat ini.
Kondisi Medan dan Tantangan di Lapangan
Sungai Ciliman, yang menjadi lokasi pencarian, dikenal mempunyai arus yang cukup deras terutama setelah hujan turun. “Kondisi arus sungai yang deras dan kedalaman yang bervariasi selalu menjadi tantangan tersendiri dalam operasi SAR di daerah ini,” ujar salah satu angota SAR. Medan yang sulit dan kondisi cuaca yang tidak menentu membuat pencarian ini mempunyai tantangannya sendiri.
Selain itu, tantangan lainnya adalah menjaga keselamatan tim pencari sendiri, karena kondisi medan yang digambarkan cukup berbahaya. Penumpukan sampah, bebatuan licin, dan keberadaan tumbuhan air yang lebat menghalangi pandangan dan pergerakan tim di lapangan. Oleh sebab itu, setiap langkah harus diperhitungan dengan seksama agar tidak terjadi insiden lain yang tak diharapkan.
Masyarakat setempat diimbau buat masih waspada dan menghindari mendekat ke letak pencarian demi mencegah risiko tambahan. Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus dilanjutkan dengan asa besar bahwa kedua anak tersebut dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Tim SAR berkomitmen untuk lanjut bekerja keras dan tidak menyerah hingga misi ini berhasil diselesaikan dengan baik.



