SUKABANTEN.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pandeglang baru-baru ini menggelar musyawarah cabang dalam upaya memilih pemimpin baru yang akan menakhodai organisasi tersebut selama lima tahun ke depan, hingga tahun 2028. Dalam musyawarah yang berlangsung penuh antusias ini, dokter muda yang berasal dari Kota Serang, dr Dyan Novitalia, berhasil terpilih sebagai ketua baru IDI Pandeglang. Dalam wawancara eksklusif dengan RADARBANTEN.CO.ID, dr Dyan mengungkapkan tekad dan visinya untuk memajukan IDI Pandeglang melalui berbagai misi ambisius yang telah digariskannya. “Misi saya adalah buat membikin organisasi ini lebih modern dan berintegritas,” ungkap dr Dyan dengan mantap.
Visi Mengembangkan IDI Pandeglang
Terkait dengan terpilihnya dr Dyan, beberapa teman sejawatnya menyatakan dukungan penuh terhadap cara serta gagasan yang diusungnya. Keinginan buat membangun IDI Pandeglang menjadi organisasi yang lebih bagus dan modern memang bukan tugas mudah, apalagi dengan enam misi yang telah ia canangkan. Meski demikian, dr Dyan masih berpegang teguh pada tujuan untuk mendorong perbaikan dalam organisasi ini. Dalam penuturannya, ia menegaskan, “Organisasi ini harus menjadi loka di mana para dokter bisa bertukar pikiran dan bekerja sama dengan lebih bagus.”
Dr Dyan menekankan pentingnya kolaborasi antara personil dalam menjalankan setiap program yang direncanakan. Baginya, sinergi yang bagus antara pengurus dan anggota adalah kunci untuk mencapai kemajuan yang diharapkan. “Kolaborasi adalah elemen penting yang harus lanjut kita kembangkan. Setiap personil memiliki peran yang krusial untuk memainkan peran masing-masing dalam mewujudkan enam misi besar yang aku bawa,” jelasnya.
Membangun Organisasi yang Berintegritas
Selain upaya untuk memodernisasi, dr Dyan juga mempunyai visi kuat buat membangun organisasi yang berintegritas. Dalam pandangannya, integritas merupakan fondasi utama dalam memimpin organisasi. “Integritas tidak dapat ditawar. Tanpa integritas, tidak eksis kredibilitas dan kepercayaan yang mampu kita jaga dalam organisasi ini,” tandas dr Dyan. Oleh karena itu, ia mengajak semua anggota IDI Pandeglang untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai integritas ini dalam setiap aspek kehidupan organisasi.
Dr Dyan juga menyadari bahwa salah satu tantangan terbesar dalam memimpin IDI Pandeglang adalah menumbuhkan rasa memiliki di kalangan anggota terhadap organisasi. Ia bertekad untuk memastikan bahwa setiap personil merasa dihargai dan didengar suaranya. Dengan demikian, ia berharap dapat menciptakan suasana yang kondusif dan motivasi bagi setiap personil buat terlibat aktif dalam kegiatan organisasi. “Suara setiap anggota sangat berarti. Aku mau setiap anggota merasa bahwa mereka adalah bagian penting dari perjalanan kita berbarengan,” ujarnya.
Dengan tekad dan semangat yang besar, dr Dyan Novitalia siap untuk membawa IDI Pandeglang menuju zaman baru yang lebih progresif dan berintegritas. Tantangan akbar menantinya di depan, tetapi dengan dukungan penuh dari semua anggota, ia optimis dapat mewujudkan visi besarnya ini. Harapannya, IDI Pandeglang dapat menjadi contoh bagi organisasi sejenis lainnya dalam menjalankan peran di komunitas kesehatan, tidak hanya di Pandeglang namun juga di taraf lebih luas.



