SUKABANTEN.com – Sebuah fenomena menarik terjadi di Pandeglang, tepatnya di Sekolah Lantai Negeri (SDN) Karaton 5 yang berlokasi di Kampung Parung Sentul, Kelurahan Karaton, Kecamatan Majasari. Pada tahun ajaran 2025-2026, sekolah ini akhirnya mendapatkan murid baru setelah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sebelum ini, SDN Karaton 5 sempat terancam penutupan sebab tak eksis calon murid yang terdaftar dalam penerimaan siswa baru (SPMB) untuk tahun ajaran tersebut. Fenomena ini menjadi sorotan publik, dan beberapa usaha untuk menyelamatkan sekolah tersebut ternyata membuahkan hasil.
Upaya Kebangkitan SDN Karaton 5
Dengan ancaman penutupan yang membayangi, berbagai pihak tergerak buat menyelamatkan SDN Karaton 5 dan memastikan keberlangsungan pendidikannya. Masyarakat sekitar serta pihak sekolah bekerja sama untuk mengubah keadaan ini. Pihak sekolah, melalui media sosial, mulai mempromosikan fasilitas dan keunggulan yang dimiliki oleh SDN Karaton 5. Mereka menyoroti kualitas pendidikan dan dedikasi para guru yang siap mendidik para siswa dengan sepenuh hati. “Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak,” ungkap salah satu guru di SDN Karaton 5.
Selain itu, dukungan datang dari pemerintah daerah setempat yang menyadari pentingnya menjaga keberlangsungan sekolah di wilayah terpencil. Mereka mulai menaikkan fasilitas dan memperbaiki infrastruktur sekolah agar lebih menarik bagi calon manusia tua siswa. Beberapa organisasi nonpemerintah juga turut ambil bagian dengan memberikan sumbangan alat tulis dan kitab pelajaran serta menyelenggarakan kegiatan edukatif bagi anak-anak di sekitar Kampung Parung Sentul.
Akibat Sosial dan Semangat Baru
Sebagai hasil dari kerja keras dan solidaritas yang ditunjukkan oleh seluruh pihak, SDN Karaton 5 akhirnya berhasil mendapatkan murid baru yang cukup buat membuka kelas baru pada tahun ajaran 2025-2026. “Ini adalah bentuk kemenangan kita semua, terutama untuk anak-anak di sini yang berhak mendapatkan pendidikan yang pantas,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat. Kini, semangat belajar dan mengajar di sekolah tersebut mendapatkan daya baru, dan komunitas di sekeliling pun merasa lebih optimis terhadap masa depan pendidikan anak-anak mereka.
Kisah SDN Karaton 5 juga memberikan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain yang mengalami situasi serupa. Ini menunjukkan bahwa ketika masyarakat dan pemerintah bekerja sama, bahkan tantangan sebesar apapun dapat diatasi. Dengan keberadaan SDN Karaton 5 yang kembali aktif, asa baru pun tumbuh bukan cuma di mata para siswa, tetapi juga di hati seluruh manusia yang terlibat dalam memperjuangkan pendidikan di daerah tersebut. Masa depan yang lebih cerah kini dirasakan dalam internasional pendidikan di Kabupaten Pandeglang, berkat semangat kebersamaan dan kerja sama yang luar normal.



