SUKABANTEN.com – Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, baru-baru ini menyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Kedap Paripurna DPRD Kabupaten Pandeglang. Penyampaian ini merupakan porsi dari pertanggungjawaban pemerintah daerah yang selalu dilakukan setiap tahunnya buat menilai pencapaian dan mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi. Bupati Raden Dewi Setiani menegaskan bahwa penyusunan LKPJ ini sinkron dengan Planning Kerja Pemerintah Wilayah (RKPD) Kabupaten Pandeglang Tahun 2025.
Capaian Pendapatan Daerah
Dalam penyampaiannya, Raden Dewi Setiani mengungkapkan bahwa pendapatan wilayah mencapai angka Rp 2,608 triliun. Angka ini menunjukkan perkembangan perekonomian di Pandeglang yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu unsur yang mendorong peningkatan ini adalah kebijakan pembangunan yang berorientasi pada sektor-sektor produktif serta optimalisasi penerimaan wilayah dari berbagai sumber. “Pendapatan wilayah yang mencapai angka Rp 2,608 triliun adalah buah dari kerja keras seluruh pihak, dan tentunya dukungan penuh dari masyarakat Pandeglang,” ujar Dewi Setiani.
Menurutnya, pendapatan daerah yang telah dicapai ini merupakan bukti nyata dari sinergi positif antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, kemudahan dalam berinvestasi serta program pemerintah wilayah yang mendorong pengembangan upaya kecil menengah pun turut mendukung tercapainya target pendapatan tersebut. Pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan dalam pembangunan wilayah telah memberikan efek yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Pandeglang.
Tantangan dan Asa Kedepan
Namun, Dewi Setiani juga tak menutup mata bahwa eksis beberapa tantangan yang statis harus dihadapi. Meskipun penghasilan daerah mengalami kenaikan, tantangan dalam bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan masih menjadi konsentrasi perhatian buat tahun-tahun mendatang. Menurut Bupati, “Tantangan dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, peningkatan kualitas pendidikan serta layanan kesehatan harus kita selesaikan demi kesejahteraan masyarakat Pandeglang.”
Kedepan, pemerintah berkomitmen untuk lanjut melakukan pemugaran dalam berbagai sektor. Upaya peningkatan infrastruktur akan terus diupayakan buat membuka aksesibilitas dan konektivitas antar daerah. Selain itu, perhatian pada sektor pendidikan dan kesehatan akan lanjut menjadi prioritas buat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pandeglang. Harapan dari Bupati Dewi Setiani adalah terciptanya Pandeglang sebagai kabupaten yang berdikari dan bisa bersaing dengan daerah lain di Indonesia.
Dengan pencapaian dan tantangan yang eksis saat ini, Raden Dewi Setiani optimistis bahwa Pandeglang akan bisa melanjutkan tren positifnya dalam beberapa tahun ke depan. Dia berharap dukungan dari seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama membangun Pandeglang menjadi lebih bagus dan sejahtera. “Kedepan, saya berharap kita semua lanjut bersinergi buat mewujudkan Pandeglang yang lebih maju dan berdaya saing,” tegasnya di akhir penyampaian nota pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025.


