SUKABANTEN.com – Dalam menghadapi momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), peningkatan pengawasan menjadi salah satu prioritas primer bagi Kepolisian Wilayah Banten. Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menekankan urgensi untuk memperketat pengawasan agar tak terjadi tengah insiden yang merenggut nyawa, terutama peristiwa tenggelam yang kerap terjadi di tempat-tempat wisata. “Kan dalam momen Nataru eksis yang meninggal, tahun sebelumnya,” ungkap Kapolda dalam sebuah kesempatan waktu menghadiri Kedap Koordinasi Lintas terkait persiapan menjelang libur akhir tahun.
Strategi Pengawasan di Loka Wisata
Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa peningkatan pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh di seluruh tempat wisata di wilayah Banten, terutama yang dikenal memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan. Patroli dan pemantauan secara rutin akan dilakukan oleh petugas kepolisian yang ditempatkan di setiap titik rawan buat memastikan keselamatan para wisatawan. “Kami mau memastikan bahwa libur Nataru kali ini akan lebih kondusif dan jauh dari berbagai insiden yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Dalam rapat koordinasi yang dilakukan, Kapolda menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pihak kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat dan pengelola loka wisata buat memperkuat langkah-langkah pencegahan. Sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri bagi para wisatawan juga akan lanjut digalakkan. Dengan begitu, diharapkan para pengunjung loka wisata dapat lebih waspada dan mengikuti aturan yang diberlakukan demi keamanan bersama.
Peran Masyarakat dalam Mendukung Keamanan
Selain upaya dari pihak kepolisian, Kapolda Banten juga mengajak masyarakat buat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan selama Nataru berlangsung. Ia berharap masyarakat dapat lebih peduli dan segera melaporkan jika terdapat indikasi ketidakamanan atau potensi bahaya di area sekitarnya. “Peran masyarakat sangat vital dalam membantu kami menciptakan lingkungan yang kondusif,” ujarnya.
Kerjasama yang erat antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci sukses dalam mengurangi risiko kecelakaan dan insiden lainnya. Kapolda menggarisbawahi bahwa menaikkan pencerahan masyarakat tentang pentingnya keamanan selama berlibur adalah tanggung jawab berbarengan. Program edukasi dan pelatihan tentang cara-cara penanganan darurat juga direncanakan untuk diterapkan guna meminimalisir akibat jelek kejadian yang tak terduga.
Pada akhirnya, melalui strategi pengawasan yang ketat dan dukungan masyarakat, diharapkan momen libur Natal dan Tahun Baru di Banten dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi semua pihak. Dengan adanya langkah-langkah preventif yang tepat, hal-hal yang tak diinginkan seperti kecelakaan di tempat wisata dapat dihindari, memberikan ketenangan dan kebahagiaan bagi seluruh wisatawan yang merayakan liburan akhir tahun di Banten.



