SUKABANTEN.com – Kabupaten Tangerang menjadi sorotan pada hari Senin, 29 September 2025, saat para Pejabat Primer Polda Banten serentak menjadi pembina upacara di berbagai sekolah di zona hukum Polresta Tangerang. Pada momen ini, Wakapolda Banten, Brigjen Pol Hendra Wirawan, bertindak sebagai pembina upacara gabungan untuk dua sekolah ternama, yaitu SMAN 1 Kabupaten Tangerang dan MAN 4 Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Alun-alun Balaraja. Dengan kehadiran 2.244 siswa dari kedua sekolah tersebut, acara ini menjadi salah satu kegiatan edukatif yang meriah dan krusial untuk mengedukasi para pelajar di daerah tersebut.
Pentingnya Pembinaan di Lagi Generasi Muda
Pendidikan karakter dan pembinaan yang pas bagi generasi muda menjadi konsentrasi primer dalam upacara yang dipimpin oleh Brigjen Pol Hendra Wirawan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan berbagai pesan krusial yang bertujuan untuk membangun semangat dan kesadaran yang tinggi di kalangan pelajar. “Pendidikan bukan cuma soal akademik, namun bagaimana menjadi manusia yang berguna bagi pulau dan bangsa,” tegasnya di hadapan para peserta yang antusias.
Dengan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti pengaruh dari kemajuan teknologi dan pergaulan bebas, kehadiran para pejabat kepolisian dalam acara tersebut diharapkan dapat memberikan sudut pandang baru kepada siswa. Mereka diingatkan buat masih menjaga integritas, disiplin, serta mengembangkan rasa nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini tidak hanya berjalan formalitas belaka, tetapi penuh dengan pesan menyentuh yang mengajak siswa buat berpikir kritis mengenai perannya dalam masyarakat.
Keterlibatan Polri dalam Dunia Pendidikan
Partisipasi aktif Polri dalam kegiatan pendidikan di Kabupaten Tangerang menunjukkan kepedulian institusi tersebut terhadap masa depan generasi muda. Dengan turun langsung ke sekolah-sekolah, Polri mau menghapus jarak antara aparat keamanan dengan siswa, serta menghilangkan stigma negatif yang mungkin melekat selama ini. “Kami berharap, kehadiran kami dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para pelajar buat selalu menjaga nilai-nilai kebaikan dan kejujuran,” tutur Brigjen Pol Hendra Wirawan.
Mengakhiri pidatonya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah, manusia uzur, dan Polri dalam mengawal perkembangan anak-anak dan remaja. Kolaborasi antara berbagai pihak ini sangat diperlukan buat menciptakan lingkungan yang aman bagi pendidikan yang holistik. Dengan demikian, para pelajar tak hanya berkembang secara intelektual, namun juga secara moral dan sosial.
Dilihat dari antusiasme para pelajar selama upacara, dapat disimpulkan bahwa pesan yang disampaikan telah diterima dengan baik dan diharapkan dapat membekas dalam ingatan mereka. Acara ini menjadi salah satu misalnya nyata bagaimana keterlibatan institusi negara seperti Polri dalam bidang pendidikan bisa memberikan dampak positif dan menjadi pelopor dalam pendidikan karakter bagi generasi penerus bangsa.



