SUKABANTEN.com – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten secara tegas meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan perhatian ekstra terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Banten Selatan dalam perubahan Anggaran Penghasilan dan Belanja Wilayah (APBD) tahun 2025. Mereka merasa bahwa kesenjangan pembangunan antara wilayah utara dan selatan Banten masih sangat terasa dan perlu segera diatasi. Sebagai wujud perhatian terhadap hal tersebut, sejumlah anggota dewan dari Fraksi PKS menyuarakan pentingnya peningkatan infrastruktur, sarana pendidikan, dan pelayanan kesehatan di kawasan Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
Perbedaan yang Mencolok
Kondisi infrastruktur yang tertinggal di Banten Selatan, terutama di Kabupaten Lebak dan Pandeglang, menjadi salah satu konsentrasi utama yang harus segera mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. “Kami merasa prihatin menyantap kondisi infrastruktur di Banten Selatan yang sangat berbeda dibandingkan dengan daerah utara,” kata anggota Fraksi PKS dalam sebuah kesempatan wawancara. Dalam hal ini, pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas generik lainnya di daerah selatan dinilai tetap sangat tertinggal, yang tentunya berdampak pada mobilitas dan ekonomi masyarakat setempat. Kondisi ini juga mempengaruhi aksesibilitas masyarakat terhadap wahana pendidikan dan layanan kesehatan yang memadai.
Menurut data terbaru, beberapa daerah di Banten Selatan tetap sulit dijangkau, terutama saat musim hujan tiba. Hal ini menjadi pengingat bahwa usaha pemenuhan infrastruktur lantai harus segera dilaksanakan pakai menaikkan kualitas hidup masyarakat setempat. Terlebih lagi, dalam aspek pendidikan, banyak fasilitas sekolah yang belum pantas dan memadai. Fana itu, akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas juga tetap menjadi tantangan akbar yang memerlukan perhatian spesifik dari pemerintah wilayah.
Prioritas Pembangunan untuk Masa Depan
Fraksi PKS menekankan bahwa pembangunan infrastruktur di Banten Selatan merupakan pondasi yang sangat penting bagi kemajuan daerah tersebut di masa depan. Dengan infrastruktur yang lebih baik, maka akan tercipta peluang ekonomi baru dan peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat. “Pembangunan yang berfokus cuma pada satu wilayah tidak akan menciptakan kesejahteraan yang merata. Oleh sebab itu, pemerintah harus mengutamakan pembangunan yang menyentuh semua lapisan masyarakat,” ujar salah seorang anggota DPRD Banten dari Fraksi PKS.
Dalam perubahan APBD 2025, Fraksi PKS mengajukan beberapa usulan konkrit untuk pembangunan di Banten Selatan. Salah satu usulan tersebut adalah peningkatan jaringan jalan yang menghubungkan desa-desa terpencil agar lebih mudah diakses. Selain itu, mereka juga mendorong pembangunan rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan yang lebih terjangkau bagi masyarakat pedesaan. Bagi mereka, investasi dalam bidang pendidikan dan kesehatan adalah yang paling krusial dalam menciptakan sumber daya orang yang unggul dan kompetitif.
Akhir kata, berbagai program dan usulan dari Fraksi PKS ini diharapkan dapat memberikan dorongan yang lebih kuat dan konkret bagi percepatan pembangunan di Banten Selatan. Pemerintah Provinsi Banten diharapkan dapat mengambil langkah-langkah strategis dan berkelanjutan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayahnya. Dengan demikian, Banten dapat menjadi provinsi yang lebih maju dan sejahtera secara merata di semua wilayahnya.



