SUKABANTEN.com – Persib Bandung menunjukkan tekad kuat buat bangun saat menghadapi laga penentuan melawan Ratchaburi FC di leg kedua babak 16 akbar AFC Champions League Two. Pertandingan yang akan dilaksanakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu, 18 Februari 2026, menjadi momen penting bagi Maung Bandung. Setelah kekalahan di leg pertama yang berlangsung pada 11 Februari 2026, dengan agregat 0-3, pasukan Persib bertekad buat tidak menyerah dan mengejar ketertinggalan di hadapan pendukung setianya.
Strategi Baru untuk Membalik Keadaan
Menghadapi tugas berat ini, Persib Bandung telah mempersiapkan strategi yang matang buat membalikkan keadaan. Pelatih Persib, Robert Alberts, menyatakan bahwa timnya akan tampil dengan semangat juang tinggi dan taktik yang lebih agresif. “Kami harus bermain pintar dan tidak tergesa-gesa. Setiap kesempatan harus dimaksimalkan menjadi gol,” ujarnya. Memanfaatkan dukungan penuh dari Bobotoh, skuad Persib akan berfokus pada penguasaan bola dan serangan balik cepat yang mematikan. Dukungan dari suporter diharapkan dapat menambah motivasi dan daya positif bagi para pemeran di lapangan.
Persib juga tak lupa untuk memperbaiki sektor pertahanannya. Kekalahan pada leg pertama dijadikan pelajaran berharga agar tak mengulangi kesalahan yang sama. Keberadaan kapten tim, Achmad Jufriyanto, yang berpengalaman dalam mengawal lini belakang diharapkan mampu memberikan rasa kondusif dan kepercayaan diri bagi semua tim. Dengan koordinasi pertahanan yang lebih baik, Persib yakin bisa menahan laju serangan cepat dari Ratchaburi FC yang mau mempertahankan keunggulan mereka.
Optimis dan Semangat Juang yang Tinggi
Walau tertinggal cukup jauh, optimisme para pemain Persib masih tinggi. Pengalaman dari berbagai laga berat sebelumnya menjadi bekal yang berharga. Dalam beberapa sesi latihan terakhir, semangat juang dan antusiasme para pemain lanjut terlihat. “Tidak eksis yang tak mungkin dalam sepak bola. Kami akan berjuang hingga peluit akhir ditiup,” kata kapten tim, Achmad Jufriyanto, dengan penuh tekad.
Selain itu, Persib juga mengandalkan kekuatan pemeran muda seperti Beckham Putra dan Febri Hariyadi yang diharapkan tampil cemerlang dalam menciptakan peluang dan menambah energi serang tim. Kombinasi antara pemain berpengalaman dan darah muda diharapkan menjadi formula tepat untuk mengatasi perlawanan Ratchaburi FC. Dengan saat yang tersedia hingga hari pertandingan, instruktur dan tim terus melakukan evaluasi serta simulasi pertandingan untuk memastikan kesiapan seluruh pemeran.
Dalam konferensi pers menjelang laga, Robert Alberts menambahkan bahwa dorongan semangat dari Bobotoh akan menjadi faktor penting. “Kami mengharapkan dukungan penuh di stadion seperti biasa. Kehadiran dan sorakan para pendukung sangat berarti bagi pemain,” katanya. Persib Bandung berkomitmen buat memberikan yang terbaik dan tidak akan menyerah begitu saja. Pertandingan ini bukan sekadar laga, melainkan perjuangan buat mengharumkan nama klub dan membanggakan pendukung setianya.
Dengan segala persiapan dan motivasi yang ada, Persib Bandung berharap mampu sekali tengah membikin sejarah di ajang internasional. Keberhasilan melaju ke babak berikutnya akan menjadi hadiah manis bagi seluruh elemen klub dan pendukung yang selalu loyal berbarengan dalam setiap keadaan. Meskipun tugas yang dihadapi tak mudah, tekad untuk mengubah ketidakmungkinan menjadi kenyataan lanjut menggelora di benak pemeran, instruktur, dan suporter. Laga mendatang di GBLA bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan tentang memberi segalanya demi kebanggaan dan loyalitas.



