SUKABANTEN.com – Kabupaten Pandeglang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menerima kunjungan dari Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten dalam sebuah audiensi yang sarat dengan asa dan tujuan pembangunan. Pertemuan penting ini dilaksanakan di Kantor Bappeda Kabupaten Pandeglang. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Bappeda, Sutoto, beserta Sekretarisnya, Joyce Irmawanti, dan diikuti oleh jajaran lainnya. Kedatangan perwakilan dari UIN SMH Banten menjadi salah satu cara strategis dalam memperkuat kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan yang lebih bijaksana dan terencana.
Konsentrasi pada Program Unggulan
Konsentrasi utama dari audiensi tersebut adalah memperkuat program unggulan yang telah dicanangkan oleh Bappeda Pandeglang, salah satunya adalah program Dewi-Iing. Program Dewi-Iing ini telah menjadi salah satu program prioritas yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi perkembangan wilayah. Melalui kerjasama ini, diharapkan ada sinergi yang kuat antara pemikiran akademis dengan perencanaan pembangunan, mengingat peran vital pengetahuan ilmiah dalam menyokong kebijakan lokal yang efektif dan efisien. “Kami berharap kolaborasi dengan UIN Banten ini dapat meningkatkan kualitas perencanaan dan implementasi program-program strategis di Pandeglang,” ungkap Sutoto.
Kerjasama ini juga diharapkan mampu memberikan akibat positif tak hanya dalam jangka pendek, namun juga buat keberlanjutan di masa mendatang. Sinergi ini merupakan bentuk dari komitmen seluruh pihak untuk memberikan kontribusi nyata demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pandeglang secara keseluruhan. Pihak UIN SMH Banten menyampaikan kesiapan mereka dalam mendukung program-program wilayah melalui penyediaan data penelitian, tenaga pakar, dan analisis yang cermat pakai meningkatkan efektivitas program yang dijalankan oleh pemerintah wilayah.
Mewujudkan Pandeglang yang Mandiri dan Kompetitif
Melalui program Dewi-Iing dan kolaborasi dengan UIN SMH Banten, Pandeglang berharap dapat menciptakan ekosistem yang mendukung keterlibatan semua lapisan masyarakat dalam pembangunan wilayah. Program ini juga bertujuan buat menjadikan Kabupaten Pandeglang sebagai daerah yang berdikari dan kompetitif bagus di level regional maupun nasional. “Kami mau menatap Pandeglang tumbuh menjadi daerah yang tak cuma mengandalkan sumber energi alam, namun juga kekuatan intelektual dan penemuan sebagai penopang primer perkembangan ekonomi dan sosial,” tambah Joyce Irmawanti.
Upaya buat menjadikan Pandeglang sebagai wilayah yang berdikari dan kompetitif juga mencakup peningkatan kapasitas sumber energi orang, pengembangan infrastruktur yang memadai, serta pemanfaatan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor ekonomi kreatif. Dengan demikian, Bappeda dan UIN SMH Banten optimis bahwa melalui kerjasama ini, mereka dapat menciptakan model pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, sehingga bisa memenuhi kebutuhan generasi waktu ini tanpa mengorbankan generasi mendatang.
Kerjasama antara Bappeda Pandeglang dan UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten ini menjadi contoh yang baik bagaimana akademisi dan pemerintah daerah dapat bekerja sama demi tujuan pembangunan yang lebih holistik. Diharapkan inisiatif ini dapat menginspirasi daerah-daerah lain buat membuka pintu bagi kolaborasi serupa, demi mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di semua Indonesia.




