SUKABANTEN.com – Penduduk Muhammadiyah di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Cilegon, Banten, memulai menjalankan ibadah puasa 1 Ramadan 1447 Hijriah pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Peristiwa ini menjadi salah satu momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam, khususnya mereka yang berada dalam naungan Muhammadiyah. Melalui sebuah seruan formal, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PDM) Kota Cilegon menekankan pentingnya menyambut bulan bersih ini dengan semangat persatuan dan peningkatan kualitas ibadah. Ketua PDM Kota Cilegon, Muhtar Maher, menyatakan bahwa awal bulan Ramadan merupakan momentum krusial buat memperkuat ikatan ukhuwah sekaligus meningkatkan kadar spiritualitas masyarakat.
Semangat Persatuan dalam Bulan Suci
Memasuki bulan Ramadan, tema persatuan menjadi salah satu konsentrasi primer yang diangkat oleh PDM Kota Cilegon. Dalam sebuah pernyataan, Muhtar Maher menjelaskan bahwa persatuan adalah elemen kunci dalam menciptakan suasana yang kondusif dan serasi selama menjalankan ibadah puasa. “Bulan Ramadan adalah saat yang tepat untuk kita mengesampingkan perbedaan dan saling merangkul demi mencapai tujuan bersama. Mari kita jadikan Ramadan kali ini sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan solidaritas di antara kita,” kata Muhtar.
Upaya menciptakan persatuan ini tidak hanya ditujukan kepada internal warga Muhammadiyah saja, namun juga kepada seluruh masyarakat Muslim di Kota Cilegon. Muhtar berharap agar semua pihak dapat saling bekerja sama untuk menjaga kerukunan dan ketertiban selama bulan suci ini. Dengan adanya kolaborasi yang baik antara berbagai elemen masyarakat, diharapkan semangat Ramadan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Peningkatan Kualitas Ibadah
Selain menekankan aspek persatuan, PDM Kota Cilegon juga mendorong setiap umat Muslim untuk menaikkan kualitas ibadah mereka selama Ramadan. Menurut Muhtar Maher, Ramadan adalah ketika yang tepat untuk introspeksi dan pemugaran diri. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan intensitas dan kualitas ibadah, seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan berbagai amalan lainnya.
Tak cuma itu, ia juga mengajak umat Islam buat lebih sering bersedekah dan beramal baik kepada sesama. “Momentum Ramadan merupakan peluang emas untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Manfaatkan saat ini buat lebih banyak berbuat kebaikan, bagus itu dalam wujud ibadah langsung kepada Allah maupun hubungan sosial dengan sesama manusia,” ungkapnya.
Dalam konteks ini, PDM Kota Cilegon juga mengadakan berbagai program buat mendukung peningkatan kualitas ibadah masyarakat. Salah satunya adalah penyediaan kajian-kajian keagamaan dan kegiatan sosial yang dapat diikuti oleh semua penduduk, guna menaikkan pemahaman religi sekaligus menyemarakkan bulan Ramadan.
Menjelang bulan Ramadan, seruan dan ajakan dari PDM Kota Cilegon ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pedoman bagi umat Islam dalam menjalani bulan penuh berkah ini. Dengan adanya semangat persatuan dan komitmen buat meningkatkan kualitas ibadah, Ramadan tahun ini diharapkan dapat menjadi momen yang penuh makna bagi seluruh masyarakat, khususnya mereka yang berada di rendah naungan Muhammadiyah.


