SUKABANTEN.com –
Menyambut Ramadan dengan Ketenangan
PANDEGLANG, SUKABANTEN.com – Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh ketenangan, kenyamanan, dan ketentraman. Bulan yang penuh berkah ini diharapkan dapat menjadi momentum buat mempererat kebersamaan dan mendukung suasana yang kondusif di tengah masyarakat. “Alhamdulillah, kami menyampaikan kepada masyarakat agar bulan Ramadan ini diisi dengan ketenangan, kenyamanan, dan ketentraman,” ungkapnya ketika ditemui di acara Percasi Kabupaten Pandeglang, Minggu, 15 Februari 2026.
Dalam peluang tersebut, Dimyati memberikan pesan krusial agar penduduk dapat mengarungi bulan kudus dengan penuh kesiapan dan pencerahan yang tinggi. Ramadan adalah ketika yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan meningkatkan kualitas hubungan sosial di dalam lingkungan masing-masing. Ia mengimbau agar masyarakat menjaga kerukunan dan saling menghormati antara satu dengan yang lain pakai menciptakan suasana yang serasi. Harapannya, perbedaan yang ada dapat menjadi potensi kekuatan untuk saling melengkapi dan memperkaya kebersamaan.
Kebersamaan di Bulan Bersih
Selain konsentrasi pada ketenangan dan kenyamanan, kebersamaan juga menjadi poin krusial yang ditekankan oleh Wakil Gubernur Banten. Menurut Dimyati Natakusumah, Ramadan adalah bulan yang ideal buat meningkatkan solidaritas sosial. Setiap individu diharapkan dapat saling mendukung dan membantu satu sama lain, khususnya dalam hal kebaikan dan amal ibadah. “Dalam suasana Ramadan, mari kita bangkit kebersamaan dan jaga kondusivitas lingkungan yang harmonis,” pesannya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kedamaian selama bulan Ramadan sebagai wujud dari pemaknaan spiritual yang mendalam. Menyambut Ramadan dengan saling membantu dapat memberikan akibat positif bukan cuma pada diri sendiri tetapi juga kepada orang lain. Sebagai wakil rakyat, Dimyati berharap masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang dikemas buat mempererat silaturahmi serta menjalin kasih sayang di tengah upaya mencari rahmat dan ampunan dari Sang Khalik. Mengingat esensi Ramadan yang sarat dengan majemuk nilai, momentum ini seharusnya dimanfaatkan secara optimal oleh setiap elemen masyarakat.




