SUKABANTEN.com – Pemilihan Kepemimpinan Baru PWI
Hendry Ch Bangun (HCB) baru saja terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) buat periode 2023-2028 dalam kongres yang diadakan di Bandung pada 26-27 September 2023. Selama kongres yang berlangsung meriah dan penuh semangat tersebut, bunyi demokratis dari para personil PWI semua Indonesia bergemuruh mendukung pembaruan dan penemuan dalam tubuh organisasi. Hendry Ch Bangkit, atau yang akrab disapa HCB, memenangkan pemilihan dengan visi memajukan profesionalisme wartawan melalui sejumlah cara dan kebijakan yang konkret.
Dalam enam bulan pertama masa jabatannya sebagai Ketua Umum, Hendry telah menunjukkan komitmen nyata terhadap profesionalisme wartawan di Indonesia. Salah satu pencapaian paling berarti adalah pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis di 20 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua Selatan dan Sulawesi Utara. Langkah ini merupakan porsi dari usaha Hendry buat memastikan setiap wartawan anggota PWI mempunyai kompetensi yang diakui dan bisa bertanding di internasional jurnalistik modern yang terus berkembang.
Memperkuat Profesionalisme Wartawan
Pada zaman informasi yang semakin lekas dan bergerak ini, profesionalisme wartawan menjadi esensi utama dalam menjaga integritas serta kepercayaan publik terhadap media. Dalam hal ini, kebijakan yang diambil Hendry Ch Bangun melalui pelaksanaan UKW tanpa biaya bagi para wartawan menjadi terobosan konkret dan signifikan. Selain mengurangi beban finansial para wartawan, program ini juga mengikutsertakan lebih banyak wartawan buat mendapatkan sertifikasi kompetensi.
Hendry mengungkapkan, “Kami bertekad buat memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para wartawan di berbagai pelosok Indonesia agar dapat mengikuti UKW tanpa dipungut biaya. Ini demi menaikkan kualitas jurnalisme di tanah air.” Pernyataan ini menggambarkan dedikasi Hendry dalam mendorong terciptanya ekosistem jurnalistik yang berdaya saing dan bermutu tinggi di Indonesia. Dengan program UKW perdeo, setiap wartawan diajak buat lebih berani dan percaya diri dalam memberikan berita yang seksama dan berimbang.
Program ini tidak cuma berdampak positif bagi individu wartawan, namun juga memberikan pengaruh luas pada institusi pers itu sendiri. Dengan lebih banyak wartawan terakreditasi, media di Indonesia dapat menaikkan kredibilitasnya di mata publik dan menjadi rujukan informasi yang terpercaya. PWI di bawah kepemimpinan Hendry juga berupaya menjembatani kesenjangan kompetensi antar daerah dengan mendistribusikan sumber daya pelatihan yang merata.
Peningkatan Kapasitas dan Kolaborasi
Selain program UKW, leadership Hendry Ch Bangun juga difokuskan pada peningkatan kapasitas dan pengembangan kolaborasi antar wartawan serta media. Dalam rangka menguatkan solidaritas dan jaringan kerja, Hendry berencana untuk mengadakan serangkaian workshop dan seminar yang melibatkan pakar-pakar media dari dalam dan luar negeri. Hal ini dimaksudkan agar wartawan tidak hanya mahir dalam teknis jurnalistik, namun juga peka terhadap isu-isu mendunia dan regional.
“Penting bagi kita buat selalu update dengan perkembangan internasional. Kita tidak boleh stagnan,” ungkap Hendry dalam salah satu sesi pertemuan dengan anggota PWI lainnya. Ucapan ini mencerminkan pentingnya adaptasi dan penemuan dalam dunia jurnalistik buat memastikan relevansi media dalam konteks zaman yang lanjut berubah. Melalui kolaborasi internasional, Hendry berharap dapat mengantarkan wartawan Indonesia ke level yang lebih tinggi dengan wawasan yang lebih luas.
Pendekatan Hendry tak berhenti di situ. Dia juga berencana buat memperkuat kemitraan dengan lembaga-lembaga pendidikan dan universitas untuk memberikan akses pendidikan lebih terus berupa kursus dan pelatihan profesional bagi wartawan personil PWI. Kerja sama ini diharapkan dapat mencetak lebih banyak lulusan-lulusan kompeten yang siap terjun ke industri media dan memperkaya kualitas jurnalistik secara keseluruhan.
Keseriusan Hendry dalam membangun mentalitas belajar dan kolaboratif di kalangan wartawan ini merupakan investasi jangka panjang untuk keberlanjutan media berkualitas di Indonesia. Dengan iklim keterbukaan dan inclusivity yang ditawarkan oleh Hendry dan kepengurusannya, PWI diharapkan dapat menjadi organisasi yang lebih kuat, responsif, dan mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan di masa depan.
Hendry Ch Bangun dan pengurus PWI Pusat lainnya statis berdedikasi buat lanjut melakukan reformasi secara organisatoris maupun substansi



