SUKABANTEN.com – Suasana penuh keceriaan dan semangat menyelimuti SDN Pulo Ampel di Kabupaten Serang waktu sekolah tersebut mengadakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) buat siswa baru kelas 1 pada tahun ajaran 2025/2026. Kali ini, MPLS yang berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 14 hingga 16 Juli 2025, terasa lebih istimewa dari biasanya. Hal ini disebabkan oleh kehadiran dan keterlibatan aktif para mahasiswa dari golongan 84 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba). Bukan sekadar pengamat, para mahasiswa ini ikut andil dalam menyusun program serta berinteraksi dengan siswa secara langsung untuk memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi para peserta didik baru.
Kolaborasi Mahasiswa dan Sekolah
Keterlibatan mahasiswa KKM Uniba dalam kegiatan MPLS di SDN Pulo Ampel tak cuma memberikan efek positif bagi para siswa kelas 1, namun juga merangsang kreativitas dan penemuan dalam penyelenggaraan acara. Para mahasiswa menyusun serangkaian kegiatan yang tak cuma mengedukasi namun juga menghibur. Mulai dari permainan edukatif, lomba-lomba kreatif, hingga sesi bercerita yang menginspirasi, semuanya dirancang untuk membangun suasana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap kegiatan yang diadakan, dan sesekali terdengar derai tawa serta sorakan riang dari mereka.
Salah seorang mahasiswa KKM Uniba, dalam wawancara dengan RADARBANTEN.CO.ID, mengungkapkan, “Kami ingin anak-anak merasa bahagia dan nyaman di lingkungan sekolah mereka yang baru. Oleh karena itu, kami berusaha membikin kegiatan yang tidak membikin mereka jenuh, namun justru membikin mereka semangat buat datang ke sekolah setiap hari.” Kolaborasi yang bagus antara mahasiswa dan pihak sekolah ini menunjukkan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam internasional pendidikan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan atraktif.
Pengalaman Berharga Bagi Mahasiswa
Partisipasi dalam kegiatan MPLS ini juga memberikan pelajaran berharga bagi para mahasiswa KKM. Mereka mendapatkan citra konkret tentang dunia pendidikan dasar, bagaimana cara berkomunikasi dengan anak-anak, serta bagaimana menyusun kegiatan yang sinkron dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik pada usia yang masih sangat muda. “Kami belajar banyak tentang pentingnya pendidikan karakter sejak dini dan bagaimana pendekatan yang tepat dapat membentuk karakter peserta didik,” ujar salah satu mahasiswa.
Selain itu, pengalaman terjun langsung ke lingkungan sekolah dasar juga memperluas wawasan mahasiswa tentang tantangan yang dihadapi dalam mengelola pendidikan di taraf dasar. Berbeda dari teori yang mereka dapatkan di bangku kuliah, pengalaman langsung ini menuntut mereka untuk lebih kreatif dan adaptif dalam menyikapi dinamika di lapangan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa, menyiapkan mereka untuk menjadi pemimpin masa depan yang acuh terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia.
Dengan berakhirnya MPLS di SDN Pulo Ampel, baik siswa baru maupun mahasiswa KKM Uniba dapat merasakan kepuasan atas keberhasilan kegiatan tersebut. Terjalinnya keakraban dan rasa saling mendukung antara para mahasiswa dan para siswa baru merupakan salah satu indikasi bahwa kegiatan ini tak hanya mencapai tujuannya tetapi juga menghadirkan pengalaman yang berharga bagi semua pihak yang terlibat. Keterlibatan mahasiswa dalam pendidikan lantai seperti yang ditunjukkan di Kabupaten Serang ini menjadi contoh bagus yang dapat diimplementasikan di wilayah lain buat meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih menyenangkan bagi peserta didik.




