SUKABANTEN.com – Sebuah tragedi kebakaran melanda sebuah rumah milik Sukamto, penduduk Kampung Padurung Kulon, Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Peristiwa ini terjadi pada Jumat sore, 16 Januari 2026, dan mengakibatkan rumah tersebut habis terbakar hingga rata dengan tanah. Kejadian ini tentu menghadirkan duka yang mendalam bagi Sukamto dan keluarganya.
Penyebab Kebakaran Dampak Korsleting Listrik
Kebakaran yang melalap habis rumah Sukamto diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Iptu Hairus Saleh, Kapolsek Cikeusal, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Sukri, seorang tetangga sekaligus saksi, yang menyaksikan kobaran api dari rumah Sukamto. Sukri, yang ketika itu sedang berada di rumah bersama anaknya, segera mencari donasi setelah menyadari bahwa api semakin membesar dan sangat sulit untuk dikendalikan.
Menurut Iptu Hairus Saleh, “Korsleting listrik adalah salah satu penyebab generik kebakaran rumah. Dalam kasus ini, kabel listrik di rumah Sukamto yang sudah tua mungkin mengalami kerusakan sehingga menyebabkan percikan api dan akhirnya kebakaran akbar.” Hal ini mengingatkan kita semua akan pentingnya perawatan rutin terhadap instalasi listrik di rumah untuk mencegah kejadian serupa.
Upaya Pemadaman dan Akibat Kebakaran
Sesaat setelah Sukri melaporkan kebakaran, tim pemadam kebakaran segera datang ke lokasi kejadian. Namun, sayangnya, sebab struktur rumah yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar dan kondisi angin yang cukup kencang pada saat itu, api dengan cepat menyebar dan sulit untuk dipadamkan. Tim pemadam kebakaran bekerja keras buat memadamkan api dan mencegahnya menyebar ke rumah-rumah lain di sekitar letak kejadian.
Akibat insiden ini, bukan hanya rumah Sukamto yang rusak parah, tetapi juga barang-barang berharga serta kenangan yang tersimpan di dalamnya turut hilang terbakar. Tidak eksis korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Sukamto dan keluarganya kini harus memulai kembali dari awal untuk membangun kehidupan mereka.
Hal ini kembali menegaskan pentingnya kesadaran akan keselamatan rumah tangga. Memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, mempunyai alat pemadam api ringan (APAR), serta mengetahui langkah-langkah gawat apabila terjadi kebakaran dapat membantu mengurangi risiko dan dampak insiden seperti ini. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi pemerintah setempat buat terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keamanan listrik dan pencegahan kebakaran.


