SUKABANTEN.com – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi. Menurutnya, almarhum adalah sosok birokrat matang sekaligus pemimpin berprestasi. Dimyati menyampaikan duka tersebut usai melayat ke rumah duka di Komplek Tembong Indah, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin, 8 September 2025. Menurut Dimyati, Edi Ariadi telah meniti karir yang panjang dan menginspirasi banyak manusia di sekelilingnya.
Kenangan Latif Bersama Almarhum
Wakil Gubernur Banten itu mengenang berbagai kenangan manis yang pernah dilaluinya berbarengan almarhum. “Pak Edi adalah sosok pekerja keras yang tidak kenal capek. Ia selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadinya,” ujar Dimyati. Selama menjabat sebagai Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi dinilai telah banyak memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan kota. Berbagai kebijakan dan inovasi yang diterapkannya di Cilegon mendapatkan apresiasi dan meninggalkan jejak yang tak lekang oleh ketika.
Dimyati menambahkan bahwa almarhum selalu berupaya merangkul setiap golongan masyarakat sehingga tercipta keharmonisan di lingkungan pemerintahan dan warga. “Ini adalah bagian dari
legasi tidak ternilai yang ditinggalkan almarhum,” tambahnya. Perjalanan karir Edi Ariadi penuh dengan dedikasi yang tak hanya terpatri dalam catatan administratif, namun juga di hati masyarakat yang merasakan akibat positif dari kebijakannya tersebut.
Pemimpin yang Menginspirasi Banyak Pihak
Sebagai seorang pemimpin berprestasi, Edi Ariadi telah membuktikan keberhasilannya dalam berbagai proyek pembangunan di Cilegon. Masyarakat kota tersebut tak asing lagi dengan berbagai perubahan yang terjadi di rendah kepemimpinannya. “Perubahan konkret yang dirasakan masyarakat Cilegon adalah bukti konkret dari tangan dinginnya dalam meramu berbagai kebijakan,” jernih Dimyati. Selain itu, kesejahteraan sosial dan ekonomi Cilegon yang membaik dari waktu ke ketika juga mencerminkan kesungguhan Edi Ariadi dalam mewujudkan peningkatan kualitas hidup penduduk.
Achmad Dimyati menyoroti pentingnya melanjutkan nilai-nilai kejujuran dan kerja keras yang telah ditanamkan oleh almarhum dalam setiap pekerjaannya. Sebagai sosok inspiratif, Edi Ariadi selalu memberikan teladan bagus bagi generasi penerus. Para pengikutnya diharapkan bisa meneruskan semangat kerja dan profesionalisme yang telah dikenalkannya. Dengan demikian, warisan almarhum akan lanjut relevan dan menjadi landasan kuat bagi pengembangan daerah yang berkesinambungan.
Kepergian Edi Ariadi tentu menyisakan duka mendalam bagi keluarga akbar dan masyarakat Banten. Tetapi, semangat dan dedikasinya akan terus hayati di setiap sudut Kota Cilegon. “Kita kehilangan seorang tokoh besar, tetapi ajaran dan jejak langkahnya akan selalu menemani kita seluruh yang ditinggalkannya,” pungkas Dimyati mengakhiri pernyataannya.



