SUKABANTEN.com – Dalam insiden yang menghebohkan Kota Serang, perwakilan orang uzur siswa SMK Husada, Abdul Munib, telah memberikan pernyataan formal terkait kecelakaan yang terjadi di Jalan KH Sochari, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, pas pada Senin, 17 November 2025 lalu. Permintaan ampun tersebut diungkapkan Munib saat ia menghadiri kantor Satuan Lampau Lintas Polresta Serang Kota pada Kamis, 20 November 2025. Menurut keterangan yang diberikan, insiden ini melibatkan pelajar yang tengah terlibat aksi kejar-kejaran, menimbulkan keprihatinan mendalam dari berbagai pihak.
Permohonan Maaf dan Penjelasan
Abdul Munib, dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Satlantas Polresta Serang Kota, menyampaikan rasa sesal dan permohonan ampun yang mendalam atas kecelakaan yang terjadi. “Kami sangat menyesal akan kejadian ini dan berharap ke depannya tidak akan terulang lagi”, ujar Munib. Kejadian tersebut tidak cuma menjadi perhatian lokal, namun juga menarik perhatian dari netizen setelah video insiden tersebut tersebar luas di media sosial.
Munib menjelaskan bahwa peristiwa tersebut melibatkan empat pelajar, yang pada waktu itu sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah. Aksi kejar-kejaran antara mereka akhirnya berujung pada kecelakaan yang mengganggu lampau lintas dan menyebabkan kerugian materi. “Kami akan memastikan bahwa para siswa ini diberi pembinaan lebih terus agar lebih memahami pentingnya keselamatan di jalan raya”, tambahnya.
Tanggapan dari Masyarakat dan Langkah Selanjutnya
Insiden ini mendapatkan beragam respons dari masyarakat. Beberapa pihak mendesak agar sekolah dan orang uzur lebih aktif dalam memberikan edukasi tentang adab berlalu lintas kepada para remaja. Bahkan, beberapa komunitas lokal telah menyuarakan pentingnya supervisi ekstra terhadap pelajar yang membawa kendaraan bermotor, dengan harapan dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Polresta Serang Kota juga telah mengonfirmasi bahwa mereka ketika ini tengah melakukan investigasi mendalam terkait insiden tersebut. Pihak kepolisian bekerja sama dengan pihak sekolah serta instansi terkait untuk memastikan bahwa kejadian ini ditangani dengan serius. Proses mediasi antara pihak yang terlibat juga sedang berlangsung, dengan harapan dapat mencapai kesepakatan damai dan mencegah konflik lebih lanjut.
Dorongan untuk meningkatkan program pendidikan keselamatan berlalu lintas semakin gencar digaungkan oleh banyak kalangan. Diharapkan, dengan adanya peningkatan kesadaran dan pembinaan, kasus-kasus pelanggaran lampau lintas dan kecelakaan yang melibatkan pelajar dapat diminimalisir secara signifikan. Masyarakat dan pihak sekolah diimbau buat lanjut bekerja sama dalam mewujudkan lampau lintas yang lebih kondusif dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.



