SUKABANTEN.com –
Inisiatif Kapolres Serang dalam Meningkatkan Minat Baca Pelajar
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, mengambil cara nyata buat menumbuhkan minat baca di kalangan pelajar dengan membagikan ratusan buku tentang ilmu agama Islam kepada pelajar di SDN Sadah, yang terletak di lingkungan Puspemkab Serang, pada hari Selasa, 16 September. Inisiatif ini tidak cuma bertujuan buat memperluas wawasan pelajar mengenai agama Islam namun juga buat menaikkan rasa asmara mereka terhadap buku. “Pemberian kitab bacaan untuk mendorong murid-murid agar lebih gemar membaca dan menambah wawasan,” tegas AKBP Condro, yang menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan dan literasi.
Dalam kegiatan ini, Kapolres Serang menekankan pentingnya membaca sebagai ventilasi internasional, yang mampu membuka cakrawala pengetahuan bagi siapa saja yang melakukannya. Buku-buku yang dibagikan tentunya dipilih dengan teliti buat memastikan bahwa isinya dapat memberi manfaat yang maksimal bagi pelajar, terutama dalam memahami nilai-nilai agama Islam. Dengan bertambahnya wawasan, diharapkan para pelajar ini bisa menerapkan nilai-nilai positif yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Literasi dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Pada era digital ini, dimana informasi dapat diperoleh dengan mudah melalui internet, inisiatif buat meningkatkan literasi melalui pemberian kitab fisik menjadi hal yang sangat berarti. Membaca buku memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan dengan membaca melalui layar gawai. Kapolres Serang memahami bahwa korelasi langsung dengan kitab fisik dapat menumbuhkan imajinasi dan pemahaman yang lebih mendalam di kalangan pelajar. Oleh karena itu, kehadirannya di SDN Sadah menjadi pengingat krusial bagi masyarakat, khususnya orang dewasa, buat lebih memperhatikan pola literasi anak-anak.
Sasaran primer dari kegiatan pembagian kitab ini adalah agar pelajar lebih antusias dalam memperluas wawasan mereka. Dengan memberikan akses terhadap buku berkualitas, diharapkan minat baca anak-anak dapat meningkat signifikan, sehingga mereka tidak hanya bergantung pada informasi instan yang seringkali kurang mendalam. Dalam jangka panjang, norma membaca yang bagus akan membentuk karakter yang cerdik dan kritis, serta mampu mengevaluasi informasi dengan bijak. Melalui kegiatan ini, AKBP Condro Sasongko berharap agar program serupa dapat dilanjutkan dan menjadi contoh bagi instansi lain buat memperhatikan pentingnya literasi sejak dini di kalangan pelajar.



