SUKABANTEN.com – Kabupaten Lebak, yang berada di Provinsi Banten, lagi mempersiapkan diri buat meraih penghargaan Adipura dalam kategori kota kecil pada tahun 2025. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, di rendah kepemimpinan Bupati Hasbi Jayabaya, sangat bersemangat dan antusias buat mencapai tujuan ini. Penghargaan Adipura dikenal sebagai simbol prestasi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang baik di Indonesia. Cara tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah wilayah buat meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan menjadikannya tempat tinggal yang lebih sehat bagi warga.
Persiapan dan Strategi buat Meraih Adipura
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebak, Iwan Sutikno, pada Rabu, 29 Oktober 2025, menyatakan bahwa pihaknya kini tengah fokus mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk evaluasi Adipura tahun 2025. “Ya, saat ini kita tengah mempersiapkan penilaian Adipura,” ujar Iwan Sutikno. Strategi yang diterapkan melibatkan berbagai pembenahan, mulai dari pengelolaan sampah, penataan ruang terbuka hijau, hingga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Pemkab Lebak tak cuma sekadar berfokus pada upaya teknis peningkatan kebersihan, namun juga menggandeng berbagai pihak buat turut serta dalam upaya ini. Dengan melibatkan masyarakat, komunitas, hingga para pelajar dan mahasiswa, diharapkan eksis peningkatan pencerahan terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Program edukasi dan sosialisasi terkait pengelolaan sampah dan lingkungan hayati dikembangkan dan diperluas untuk memastikan semua lapisan masyarakat berkontribusi.
Cara Menuju Kota Lebak yang Lebih Bersih dan Hijau
Selain upaya internal yang dilakukan pemerintah, tim evaluasi dan monitoring juga dibentuk buat memastikan setiap langkah strategis berjalan sesuai planning. Tim ini bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, melakukan supervisi rutin, dan memberikan umpan balik bagi setiap kemajuan yang dicapai. Pemkab Lebak juga memanfaatkan teknologi dalam supervisi pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan, guna memastikan setiap inisiatif berjalan efektif dan efisien.
Di samping itu, pemerintah juga memperhatikan aspek partisipatif masyarakat yang menjadi kunci keberhasilan program ini. “Kita mau setiap individu merasa memiliki tanggung jawab terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan. Itu sebabnya, partisipasi masyarakat menjadi krusial dalam usaha kita meraih Adipura,” jelas Iwan. Selain usaha kebersihan, Lebak juga fokus pada penambahan ruang terbuka hijau yang diharapkan dapat menaikkan kualitas udara dan memberikan ruang rekreasi bagi masyarakat.
Dengan segenap persiapan dan strategi yang masak, Kabupaten Lebak optimis dapat menyambut tahun 2025 sebagai penerima penghargaan Adipura. Keberhasilan ini nantinya bukan cuma akan menjadi kebanggaan bagi wilayah tersebut, namun juga akan memperkuat komitmen Lebak dalam menyediakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi generasi mendatang. Penghargaan Adipura diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi wilayah lain untuk terus berkomitmen dalam menjaga dan mengelola lingkungannya dengan lebih baik.



