SUKABANTEN.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, pada Senin, 14 Juli 2025, melakukan kunjungan langsung buat meninjau penyelenggaraan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 8 Tangsel. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemantauan serentak yang dilakukan oleh dinas terhadap kegiatan MPLS yang dilaksanakan di semua SMP negeri serta sekolah swasta pendamping di Kota Tangsel. Kehadiran Deden di SMP Negeri 8 Tangsel adalah untuk memastikan bahwa kegiatan MPLS berjalan dengan lancar dan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.
Tujuan Pelaksanaan MPLS
Tujuan utama dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah buat membantu para siswa baru mengenal lingkungan sekolah mereka. Kegiatan ini dirancang agar siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru mereka, mengenal teman-teman sekelas, serta memahami berbagai peraturan dan kebiasaan yang berlaku di sekolah. Dalam kunjungannya, Deden Deni menekankan pentingnya kegiatan MPLS buat membangun kondisi yang aman dan menyenangkan bagi para siswa dalam menempuh pendidikan di sekolah baru mereka. “Kegiatan MPLS ini harus mampu menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung bagi tiap siswa, sehingga mereka merasa nyaman dan siap belajar,” ujar Deden.
Penyelenggaraan MPLS di Kota Tangsel dilakukan secara serentak dan berlangsung selama tiga hari, di mana setiap sekolah mempunyai wewenang buat mengatur jadwal serta aktivitas yang akan dilaksanakan selama MPLS. Kegiatan ini umumnya mencakup pengenalan terhadap struktur organisasi sekolah, pengenalan staf pengajar, kunjungan ke fasilitas-fasilitas yang tersedia di sekolah, serta aktivitas-aktivitas yang mengedukasi sekaligus menghibur agar siswa merasa betah dan termotivasi. Selain itu, Deden juga menyoroti pentingnya peran aktif guru dan siswa senior dalam membantu penyelenggaraan MPLS.
Pemantauan dan Penilaian
Pemantauan terhadap pelaksanaan MPLS ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap sekolah telah mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan ini sinkron dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan. Deden menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim yang bertugas untuk melakukan pemantauan dan evaluasi di lapangan pakai memastikan efektivitas penyelenggaraan MPLS. Tim ini tak cuma bertugas mengawasi jalannya kegiatan, namun juga memberikan masukan konstruktif kepada pihak sekolah buat menaikkan penyelenggaraan MPLS di ketika mendatang. “Evaluasi merupakan porsi penting dari proses ini, agar ke depannya kita mampu menyempurnakan kegiatan MPLS sehingga lebih bagus lagi,” kata Deden.
Sebagai bagian dari evaluasi, Deden menyebut bahwa feedback dari siswa dan manusia uzur sangat krusial buat diperhatikan. Oleh sebab itu, setelah pelaksanaan MPLS, Dinas Pendidikan berencana mengadakan survei untuk mengumpulkan Pendapat dari pihak terkait tentang bagaimana pelaksanaan MPLS telah berjalan. Dinas juga berkomitmen buat terus mendukung sekolah-sekolah dalam mempersiapkan MPLS yang lebih baik dan menyenangkan di tahun-tahun berikutnya.
Dengan langkah-langkah yang telah diambil, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan berharap bahwa setiap siswa baru dapat memulai pengalaman belajar yang positif sejak hari pertama mereka di sekolah. “Kami ingin setiap siswa merasakan bahwa sekolah adalah tempat yang kondusif, nyaman, dan dapat menjadi rumah kedua bagi mereka,” pungkas Deden Deni. Dukungan dari semua pihak, termasuk guru, manusia tua, dan siswa senior, menjadi kunci suksesnya pelaksanaan MPLS ini di seluruh Kota Tangsel.



