SUKABANTEN.com – Hari Jadi ke-152 Kabupaten Pandeglang baru-baru ini diangkat menjadi momen penting oleh Wakil Bupati Pandeglang, Iing Adri Supriadi. Peringatan ini, selain menjadi ajang perayaan, juga dijadikan sebagai titik evaluasi kinerja pemerintah Kabupaten Pandeglang, khususnya dalam menghadapi Tahun Anggaran 2027. Memasuki tahun kedua masa jabatan Dewi-Iing memimpin, Iing menegaskan pentingnya momen ini untuk melakukan refleksi dan membikin strategi baru demi kemajuan Pandeglang. “Kami jadikan bahan penilaian,” tegas Iing mengenai pendekatan reflektif ini.
Momentum Refleksi dan Penilaian
Dalam pandangan Iing, setiap ulang tahun kabupaten bukan sekadar seremoni seremonial, melainkan momen yang tepat untuk melihat kembali apa yang telah dicapai dan apa yang perlu diperbaiki. Dengan menyadari potensi dan tantangan yang dihadapi, pemerintah daerah bisa lebih sigap merancang program-program pembangunan yang lebih pas target dan efektif. “Kami berharap semua stakeholder dapat bersatu padu membangun Pandeglang,” tegas Iing. Dia memohon agar semua lapisan masyarakat, dari kalangan pemerintahan hingga masyarakat sipil, buat berkolaborasi dan menyatukan visi demi pembangunan berkelanjutan.
Arah Pembangunan di Tahun Kedua
Di tahun kedua masa jabatannya, Dewi dan Iing berkomitmen untuk memperbaiki sektor-sektor strategis yang dinilai masih memerlukan pembenahan. Perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, serta pelayanan kesehatan menjadi perhatian primer. Iing mengajak semua jajaran pemerintah daerah untuk melanjutkan program-program yang dinilai berhasil, sambil memperbaiki yang belum optimal. Cara nyata seperti peningkatan pelayanan publik dan penataan birokrasi yang efisien dirasa sangat mendesak untuk diwujudkan.
Di hari jadi yang penuh makna ini, Iing juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak cuma terbatas pada infrastruktur saja, namun juga menyangkut pembangunan sumber daya orang yang berdaya saing. Maka dari itu, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan kerja menjadi salah satu prioritas yang tidak mampu diabaikan. Seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, pelaku upaya, dan penduduk harus saling mendukung agar kebijakan yang dibuat benar-benar mampu dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Pandeglang. Lemahnya kolaborasi antar-pihak kerap menjadi kendala di lapangan, dan ini menjadi salah satu sorotan utama pada momen cerminan ini.
Melalui kerjasama yang solid dan semangat gotong royong, Iing percaya Pandeglang mampu menghadapi tantangan mendunia dan lokal dengan lebih yakin diri. Keberhasilan Pandeglang tidak hanya akan diukur dari pembangunan fisik semata, namun juga dari sejauh mana masyarakatnya mampu hidup sejahtera dan berkembang dalam lingkungan yang kondusif. Hari Jadi ke-152 ini diharapkan menjadi motivasi bagi semua elemen untuk terus bergerak dan berjuang demi kemajuan bersama.


