SUKABANTEN.com – Di Kabupaten Lebak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Fauna (Disnakkeswan) menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak dalam rangka memastikan keberhasilan penyelenggaraan program Upland atau The Development of Integrated Farming System in Upland Zona. Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan peternakan di kawasan perbukitan dengan lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Khusus buat tahun 2025, Pemkab Lebak mendapatkan kesempatan istimewa dengan menerima donasi pengembangan ternak, yang secara khusus difokuskan pada ternak domba.
Program Pengembangan Ternak Domba di Lebak
Program ini memberikan peluang akbar bagi para peternak domba lokal. Eksis sekitar 13 kelompok ternak yang akan mendapatkan bantuan berupa 40 ekor domba betina buat setiap kelompoknya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa populasi ternak dapat berkembang dengan bagus dan sustansial. Dengan adanya donasi ini, diharapkan para peternak dapat menaikkan produksi dan kualitas domba, serta memperbaiki ekonomi lokal. Selain itu, para peternak juga akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan mengenai teknik budidaya yang efektif serta manajemen peternakan yang optimal. Keberadaan Kejaksaan Negeri sebagai pendamping hukum juga diharapkan dapat memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan program ini.
Lebih lanjut, program Upland ini juga dirancang buat mendukung keberlanjutan lingkungan dan sistem pertanian di wilayah perbukitan. Dengan menerapkan sistem pertanian dan peternakan terpadu, diharapkan terjadi pemanfaatan sumber energi yang lebih efisien dan pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan. Para peternak di Lebak dihadapkan pada peluang besar buat mengembangkan usaha mereka, tak cuma melalui peningkatan kuantitas ternak namun juga melalui perbaikan kualitas produk yang dapat memberikan nilai tambah di pasar.
Sinergi Antara Pemerintah dan Peternak
Kerjasama antara Disnakkeswan dan Kejari Lebak ini menggambarkan sebuah sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan peternak untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Disnakkeswan berperan sebagai fasilitator primer dalam program ini, sementara Kejaksaan Negeri memastikan bahwa semua proses berjalan sinkron dengan peraturan yang ada. Kolaborasi ini menjadi misalnya yang baik tentang bagaimana program pemerintah dapat berjalan lancar dan efektif saat eksis kemitraan yang bagus antara berbagai pihak yang terlibat.
Dengan adanya dukungan hukum, diharapkan tak hanya pengelolaan program yang lebih bagus namun juga meningkatkan kepercayaan para peternak terhadap program tersebut. “Kolaborasi ini tak cuma mengenai donasi hewan ternak, tetapi juga bagaimana menciptakan sistem peternakan yang lebih bagus dan menjamin bahwa bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan maksimal oleh para peternak,” ujar salah satu pejabat dari Disnakkeswan.
Ke depan, program ini diharapkan akan berjalan dengan bagus hingga dapat menjadi contoh model bagi daerah lain di Indonesia. Harapannya, sinergi antara pemerintah, kejaksaan, dan peternak ini dapat menempatkan Lebak sebagai salah satu pusat pengembangan ternak domba yang unggul di taraf nasional, sekaligus memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi wilayah. Melalui program Upland, bukan hanya keberhasilan ekonomi yang ditargetkan namun juga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial bagi para peternak di Lebak.



