SUKABANTEN.com – Peringatan Nuzulul Qur’an di Kabupaten Tangerang tahun ini berlangsung dengan hikmat di Masjid Besar Al-Amjad. Acara yang digelar pada Jumat, 6 Maret 2026, ini dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, dan Wakil Bupati Tangerang. Kegiatan tersebut tak cuma menjadi sebuah seremoni tahunan, melainkan juga sebuah peluang buat memperkuat komitmen masyarakat dan pemerintah dalam mengejawantahkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pernyataannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan bahwa “peringatan Nuzulul Qur’an harus dimaknai lebih dari sekadar rutinitas. Ini adalah waktu yang tepat untuk cerminan diri dan memperkuat iman serta takwa kita.”
Menguatkan Komitmen Masyarakat
Dalam acara ini, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan sejumlah program yang bertujuan buat memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an di lagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Program tersebut tak hanya berfokus pada peningkatan aspek spiritual, tetapi juga mencakup berbagai bidang sosial dan ekonomi. Bupati Maesyal menuturkan, “Kami berkomitmen buat menjadikan Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam pembangunan daerah. Setiap program yang kami jalankan harus sejalan dengan nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam Al-Qur’an.”
Beliau juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong kegiatan keagamaan yang lebih intensif di masyarakat. Tidak cuma dalam bulan Ramadan saja, namun sepanjang tahun. Melalui dukungan terhadap pembangunan fasilitas keagamaan dan pendidikan agama, Bupati berharap masyarakat dapat memiliki akses yang lebih mudah buat mendalami ajaran-ajaran Islam.
Program Pembangunan Berbasis Al-Qur’an
Salah satu program unggulan yang diperkenalkan dalam peluang tersebut adalah program pembangunan berbasis Al-Qur’an, di mana setiap planning pembangunan daerah diinspirasi oleh nilai-nilai Al-Qur’an. Ini termasuk dalam pembentukan kebijakan yang berorientasi pada keadilan sosial, pengentasan kemiskinan, dan pelestarian lingkungan. “Kami yakin bahwa Al-Qur’an mempunyai jawabannya, dan inilah yang mendorong kami untuk mengimplementasikan program yang sinkron dengan ajaran tersebut,” tambah Bupati Maesyal.
Program lain yang turut dipaparkan melibatkan peningkatan kualitas pendidikan religi melalui kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan Islam di Kabupaten Tangerang. Pemerintah wilayah berencana mengintegrasikan pendidikan berbasis Al-Qur’an ini ke dalam kurikulum lokal, guna melahirkan generasi muda yang tak cuma cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.
Selain itu, perekonomian berbasis syariah juga menjadi fokus primer. Pemerintah Kabupaten Tangerang lagi mengembangkan sistem ekonomi yang adil dan mandiri, berlandaskan prinsip-prinsip syariah. Bupati Maesyal percaya bahwa dengan menerapkan ekonomi syariah, masyarakat akan merasakan manfaat ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan.
Dalam penutup acara yang penuh dengan tausiyah dan doa berbarengan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Tangerang menyampaikan harapannya agar peringatan Nuzulul Qur’an ini membawa berkah dan kedamaian bagi semua masyarakat Kabupaten Tangerang. “Semoga setiap langkah yang kita ambil senantiasa mendapat ridho Allah SWT, dan semoga kita seluruh mampu menjadi pribadi yang lebih baik tengah ke depannya,” pungkas Bupati Maesyal Rasyid.



