SUKABANTEN.com – Dalam upaya memberikan dukungan kepada warganya yang tertimpa bencana, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, turun tangan langsung menyalurkan donasi kepada korban kebakaran di Kampung Carang Datang, Desa Banyumas, Kecamatan Bojong. Bencana kebakaran ini menimpa seorang warga bernama Jajang, yang rumahnya habis dilalap si jago merah pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 19.00 WIB. Empati dari bupati diwujudkan dalam bentuk bantuan yang terdiri dari kasur lipat, pakaian, dan perlengkapan dapur. Seperti yang dikutik dari RadarBanten.co.id, Dewi menyatakan, “Kami hadir bukan cuma memberikan donasi, tapi juga memastikan dukungan dan perhatian kami untuk setiap penduduk yang mengalami musibah.”
Bupati Dewi dan Komitmen Kepedulian Terhadap Warga
Kehadiran Bupati Dewi di lokasi bencana bukan cuma sekadar seremonial, namun merupakan manifestasi konkret kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang mengalami kesulitan. Sebagai pemimpin, Bupati Pandeglang mau memastikan bahwa setiap individu yang tertimpa musibah bisa bangun kembali dan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah. Suasana haru dan rasa syukur tampak dari paras Jajang dan keluarga, yang merasa tidak sendirian dalam menghadapi cobaan ini.
Bupati Dewi juga menegaskan bahwa tindakannya ini adalah bagian dari komitmen keberpihakan kepada rakyat mini. Melalui berbagai program bantuan yang melibatkan pemerintah wilayah, masyarakat diharapkan dapat merasakan kehadiran dan dukungan dari pemerintah dalam setiap langkah mereka buat bangun kembali. “Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban Pak Jajang dan keluarga serta menjadi penyemangat untuk bangkit dari keterpurukan pasca kebakaran,” tambah Dewi dengan penuh empati.
Tantangan dan Asa buat Program Donasi Bencana
Program bantuan bencana yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pandeglang di bawah kepemimpinan Bupati Dewi merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan yang sering dihadapi wilayah rawan bencana. Bojong sebagai salah satu kecamatan yang terletak di kawasan rawan bencana memerlukan perhatian spesifik. Kerjasama lintas sektoral juga menjadi crucial dalam pelaksanaan bantuan ini agar dapat pas target dan efisien.
Dalam mengatasi tantangan ini, Bupati Dewi mengajak seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait buat turut aktif dalam membangun sistem peringatan dini dan penyuluhan bencana. Upaya proaktif ini diharapkan mampu meminimalkan akibat yang diakibatkan oleh bencana, baik secara materi maupun psikologis. Bupati Dewi menambahkan, “Kami berkomitmen untuk tak cuma merespons saat bencana terjadi, tetapi juga buat mempersiapkan masyarakat agar siap dan tanggap dalam menghadapi bencana.”
Donasi yang diberikan bukan sekadar tanggung jawab ekonomi, namun juga sebagai apresiasi kepada masyarakat Pandeglang yang masih kuat dan gigih menghadapi berbagai cobaan. Dengan harapan serta upaya yang penuh ketulusan, posisi pemerintah daerah dalam mendukung warganya buat kembali memperoleh kehidupan yang pantas di masa depan juga menjadi lebih kokoh. Inisiatif ini tidak cuma membuktikan keberpihakan pemerintah kepada setiap warganya, tetapi juga menekankan pentingnya solidaritas, kemanusiaan, dan gotong royong dalam masyarakat.




