SUKABANTEN.com – Abrasi Sungai Ciujung telah menjadi ancaman serius bagi penduduk Desa Pasirmelati. Salah satu yang terdampak adalah rumah milik Munipa, yang kini dalam kondisi mengkhawatirkan dampak gerusan air sungai yang semakin tajam. Situasi ini menimbulkan kecemasan di kalangan masyarakat setempat, terutama dengan curah hujan yang tidak menentu akhir-akhir ini.
Ancaman Pengikisan yang Meningkat
Fenomena pengikisan di sepanjang Sungai Ciujung bukanlah masalah baru. Tetapi, intensitasnya semakin meningkat dan mengancam infrastruktur serta pemukiman penduduk. Rumah Munipa, misalnya, terletak cuma beberapa meter dari pinggir sungai, membikin kediaman tersebut rentan terhadap kemungkinan longsor. Gerusan tanah tidak hanya mengancam fisik bangunan namun juga menimbulkan ketidaktenangan bagi penghuninya. “Kalau datang hujan deras, kami tak mampu tidur nyenyak,” kata Munipa dengan nada cemas.
Peningkatan abrasi ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari perubahan pola cuaca hingga aktivitas orang yang memengaruhi kestabilan tebing sungai. Penebangan liar dan pembangunan di dekat bantaran sungai secara tak langsung mempercepat laju kerusakan tersebut. Selain itu, sedimentasi yang tak terkendali turut memengaruhi genre sungai, memperparah erosi di beberapa titik rawan.
Usaha Penanganan dan Harapan Penduduk
Menanggapi situasi yang semakin kritis, penduduk Desa Pasirmelati berharap adanya tindakan dan solusi dari pihak berwenang. Pembangunan tanggul, penanaman kembali vegetasi di sepanjang bantaran sungai, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekeliling, menjadi beberapa langkah yang dinilai dapat mengurangi risiko abrasi. “Kami berharap pemerintah segera turun tangan dan memberikan solusi yang konkret,” ungkap salah satu penduduk setempat.
Selain itu, penduduk desa juga berinisiatif melakukan tindakan preventif dengan memperkuat fondasi rumah mereka dan memasang penghalang gawat untuk mengurangi akibat abrasi. Namun, usaha berdikari ini tentunya memiliki keterbatasan. Dukungan dan temuan serius dari pemerintah menjadi sangat penting dalam usaha melindungi kepentingan dan keamanan penduduk. Pencerahan kolektif diperlukan agar lingkungan sekeliling Sungai Ciujung dapat lebih terjaga dan tak terus-menerus menjadi ancaman bagi warga sekitar.



