SUKABANTEN.com – Persiapan untuk menyambut seremoni Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi perhatian primer pemerintah Kabupaten Pandeglang. Dalam upaya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama perioda libur panjang tersebut, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, bersama dengan Wakil Bupati Iing Andri Supriadi, menggelar kedap koordinasi dengan Lembaga Koordinasi Pimpinan Wilayah (Forkopimda). Rapat tersebut diadakan di Aula Hotel Mutiara Carita Cottages, suatu lokasi yang dipilih buat merefleksikan pentingnya zona wisata dalam perayaan akhir tahun. Rapat ini bertujuan untuk melakukan koordinasi yang erat antara semua pihak terkait, termasuk aparat keamanan, pemerintah wilayah, dan instansi lainnya yang memiliki peran krusial dalam memastikan keamanan berlangsungnya acara Nataru tahun ini.
Kesiapan Pemerintah Wilayah
Raden Dewi Setiani menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama seremoni Natal dan tahun baru. “Kami ingin seluruh masyarakat Pandeglang dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan kondusif dan nyaman. Buat itu, dibutuhkan kerja sama dan koordinasi yang bagus antara semua pihak terkait,” ujarnya. Raden Dewi Setiani juga menyoroti potensi ancaman keamanan yang mungkin timbul selama perayaan tersebut, dan oleh sebab itu, perlu adanya langkah-langkah pencegahan yang proaktif. Hal ini termasuk peningkatan patroli keamanan di berbagai tempat keramaian, persiapan wahana dan prasarana kesehatan, serta pengaturan lampau lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat hari libur.
Peran Penting Forkopimda
Wakil Bupati Iing Andri Supriadi menambahkan bahwa Forkopimda mempunyai peran sentral dalam memetakan potensi-potensi ancaman dan menyusun strategi pengamanan yang efektif. “Forum ini bukan cuma sekadar pertemuan, tetapi menjadi ajang sinergi dan berbagi informasi lintas sektor,” katanya. Iing menyoroti pentingnya kolaborasi antara kepolisian, TNI, Satpol PP, dan dinas-dinas terkait lainnya. Lebih terus, ia menekankan bahwa partisipasi aktif dari masyarakat juga diperlukan. Kesadaran dan partisipasi penduduk bisa menjadi kunci sukses dari penyelenggaraan pengamanan ini.
Lembaga Koordinasi Pimpinan Wilayah juga membahas planning detil pengamanan di titik-titik strategis, seperti pusat keramaian, tempat ibadah, dan destinasi wisata yang diprediksi akan mengalami peningkatan jumlah pengunjung. Keamanan di area-area ini akan ditingkatkan melalui penambahan personel keamanan serta penggunaan teknologi pemantauan modern. Tak cuma itu, kedap ini juga membahas antisipasi bencana alam, seperti banjir atau tanah longsor, mengingat cuaca yang tak menentu mampu menjadi tantangan tambahan selama pelaksanaan seremoni.
Bupati Dewi menyatakan bahwa selain aspek keamanan, kesiapan infrastruktur juga harus dioptimalkan. “Pandeglang adalah wilayah tujuan wisata yang banyak dikunjungi selama libur Nataru, dan kita harus memastikan bahwa seluruh fasilitas publik berfungsi dengan baik,” ungkapnya. Pemerintah daerah akan melakukan pengecekan dan pemugaran infrastruktur jalan serta memastikan kesiapan layanan kesehatan di posko-posko siaga.
Melalui kedap ini, diharapkan semangat gotong royong dan kerjasama antar pemangku kepentingan dapat semakin kuat, sehingga Pandeglang siap menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan kondusif, nyaman, dan kondusif. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas yang tidak dapat ditawar-tawar. Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang berkomitmen buat lanjut memantau perkembangan situasi dan siap melakukan penyesuaian kebijakan jika diperlukan, demi melindungi warga dan wisatawan yang berkunjung.



